Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melompat hingga lebih dari satu persen dan jadi satu-satunya yang menguat di antara pasar saham Asia. Investor domestik paling banyak beli saham.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (29/9/2015), IHSG ditutup melonjak 57,906 poin (1,41%) ke level 4.178,408. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 16,403 poin (2,41%) ke level 696,706.
Semalam bursa saham Wall Street masih belum stabil dan bergejolak. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global, akibat perlambatan ekonomi China, masih menjadi perhatian investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan jika melihat sentimen positif yang dibawa bursa Asia. Saham-saham yang sudah melemah punya potensi untuk menguat.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 334,64 poin (1,98%) ke level 17.265,48.
- Indeks Straits Times naik 2,85 poin (0,10%) ke level 2.790,79.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
OSO Securities
Akhir perdagangan kemarin IHSG berhasil bergerak naik ke level 1.41% ke level 4,178.41 ditengah penantian pelaku pasar atas paket kebijakan ekonomi jilid II. Transaksi perdagangan kemarin didominasi oleh aksi beli pelaku pasar domestik yang sudah mulai masuk ke pasar saham. Berbeda dengan pelaku pasar asing yang masih terus melakukan aksi jual, dimana net sell asing kemarin tercatat sebesar Rp 522.83 miliar. Dari 10 Sektor, 8 Sektor berhasil menguat dan 2 lainnya masih melanjutkan koreksi. Penguatan tertinggi dipimpin oleh sector consumer goods yang naik 4.89% dan disusul oleh sektor manufacture yang berhasil mencatatkan penguatan sebesar 3.05%.
Dari bursa Asia, mayoritas indeks masih terlihat lesu. indeks Nikkei turun sebesar 4.05% ke level 16,930.84, Shanghai turun sebesar 2.02% ke level 3,038.14.
Mayoritas indeks utama bursa Wall Street ditutup rebound ditengah perdagangan saham yang bergerak volatile semalam.Rilsinya data Consumer Confidence AS bulan September yang naik menjadi 103 dari sebelumnya 101.3 atau lebih tinggi dari ekspektasi pasar 96.1 menjadi angin segar untuk pergerakan pasar saham AS semalam. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,30% ke level 16,049.13. Indeks S&P 500 berhasil menguat sebesar 0.12% ke level 1,884.09, 7 dari 10 sektor berhasil menguat. Indeks Nasdaq ditutup lebih rendah, dengan ditutup turun sebesar 0.59%, salah satu faktor pemberatnya adalah saham Apple yang ditutup terkoreksi 3,01% setelah rilis data penjualan Apple di minggu pertama bulan September. Saat ini pelaku pasar AS sedang menunggu data payrolls non farm yang akan rilis hari jumat.
Sementara itu mayoritas indeks utama bursa Eropa ditutup terkoreksi. indeks FTSE melemah sebesar 0.83% ke level 5,909.24 ditengah rilisnya data Mortgage Approvals bulan Agustus yang naik dari sebelumnya Β£2.82B menjadi Β£3.4B. indeks CAC 40 ditutup terkoreksi sebesar 0.31% ke level 4,343.73 dan index DAX turun 0.35% ke level 9,450.40, seiring dengan rilisnya infasi tahunan bulan Sep yang turun menjadi 0% dari sebelumnya 0.2% atau lebih rendah dari ekspektasi pasar 0.1%.
Kami perkirakan IHSG hari ini masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas seiring dengan optimisme pelaku pasar atas kebijakan ekonomi jilid II. Secara teknikal indikator stochastic oscilator berusaha membentuk golden cross didukung oleh RSI yang bergerak menguat. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 4128- 4235.
Mandiri Sekuritas
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terapresiasi +57 poin (+1,41%) ke 4.178 setelah bergerak di antara 4.033-4.178.
Support 4.072-4.102 yang merupakan gap yang terjadi pada 9 September 2013 yang menjadi kunci sangat penting untuk pergerakan IHSG selanjutnya, masih cukup kuat menahan penurunan IHSG. Ini terlihat dari penutupan IHSG yang kembali di atas 4.102.
IHSG ditutup berbalik arah dan membetuk pola candle stick 'piercing line' yang merupakan pola bullish reversal. Pergerakan IHSG hari ini akan bervariasi (mix) dengan potensi penguatan yang terbatas.
CPO kembali naik selama enam hari berturut-turut ditutup ke level tertingginya di tahun ini. Sektor Agribisnis berbasis CPO seperti AALI dan LSIP dapat menjadi pilihan untuk short term trading.
Estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.102 β 4.225.
Indeks bursa saham AS ditutup turun bervariasi (mix) pada perdagangan hari kemarin. Indeks bursa saham Eropa ditutup terkoreksi, sementara indeks bursa saham Asia ditutup turun tajam pada hari kemarin.
Emas ditutup turun di US$ 1.126 atau -0,93%. Minyak Bumi (OIL WTI) ditutup naik di US$ 44,89/barel atau -0,92%.











































