Investor Asing Mulai Beli Saham, IHSG Naik 20 Poin

Sesi I

Investor Asing Mulai Beli Saham, IHSG Naik 20 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 30 Sep 2015 12:12 WIB
Investor Asing Mulai Beli Saham, IHSG Naik 20 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 20 poin berkat aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Investor asing mulai membeli bersih.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 11,066 poin (0,26%) ke level 4.189,474 melanjutkan penguatan kemarin. Saham-saham unggulan yang harganya sudah murah mulai jadi incaran investor.

Investor asing masih terus melepas saham. Aksi jual asing ini ditampung oleh investor lokal yang rata-rata berburu saham murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (30/9/2015), IHSG menguat 20,100 poin (0,48%) ke level 4.198,508. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 4,808 poin (0,69%) ke level 701,514.

Indeks sempat jatuh ke zona merah tak lama setelah pembukaan perdagangan. Namun aksi beli investor domestik berhasil membawa IHSG balik lagi ke zona hijau.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 149.233 kali dengan volume 3,486 miliar lembar saham senilai Rp 2,806 triliun. Sebanyak 144 saham naik, 103 turun, dan 74 saham stagnan.

Bursa-bursa regional tak lagi kompak menguat di siang ini, pasar saham Singapura terkena aksi ambil untung. Pasar saham Jepang masih memimpin penguatan.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 477,58 poin (2,82%) ke level 17.408,42.
  • Indeks Hang Seng menanjak 237,47 poin (1,16%) ke level 20.794,07.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 21,23 poin (0,70%) ke level 3.059,36.
  • Indeks Straits Times turun 6,21 poin (0,22%) ke level 2.781,73.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Matahari (LPPF) naik Rp 500 ke Rp 15.875, BRI (BBRI) naik Rp 250 ke Rp 8.600, Unilever (UNVR) naik Rp 250 ke Rp 38.250, dan BCA (BBCA) naik Rp 225 ke Rp 12.125.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 1.125 ke Rp 28.875, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 42.100, Siloam International (SILO) turun Rp 375 ke Rp 12.025, dan Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp 250 ke Rp 3.250.

(ang/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads