Pada penutupan perdagangan 11 September 2015, harga saham operator taksi itu berada di level Rp 720 per lembar. Harga sahamnya pun turun Rp 422 menjadi Rp 298 pada penutupan perdagangan 30 September 2015.
"Maka BEI perlu melakukan penghentian sementara saham TAXI dalam rangka cooling down pada perdagangan tanggal 1 Oktober 2015," kata Kadiv Operasional Perdagangan BEI, Eko Siswanto dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan," ujarnya.
(ang/ang)











































