Bisnis Batu Bara Meredup, Tambang Bakrie Tidak PHK Karyawan

Bisnis Batu Bara Meredup, Tambang Bakrie Tidak PHK Karyawan

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 02 Okt 2015 17:28 WIB
Bisnis Batu Bara Meredup, Tambang Bakrie Tidak PHK Karyawan
Foto: Feby/detikFinance
Jakarta - Bisnis tambang batu bara kini mulai redup. Permintaan yang berkurang dibarengi dengan harga jual emas hitam ini yang turun.

Kondisi tersebut memukul kinerja perusahaan batu bara, baik di luar mau pun luar negeri. Salah satunya terjadi pada PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Banyak perusahaan tambang yang akhirnya memilih untuk Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya. Namun, tambang Grup Bakrie ini mengklaim tidak lakukan PHK sama sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan tambang dengan cadangan batu bara terbesar di Indonesia itu tetap menjaga dan mempekerjakan karyawan di holding dan anak usaha yang jumlahnya mencapai 7.500 orang.

"Sampai saat ini, kita masih berkomitmen untuk tidak akan merumahkan dan tidak mem-PHK karyawan," kata Direktur Legal BUMI, Sri Dharmayanti saat Public Expose di Epiwalk, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2015).

BUMI juga tidak memangkas gaji karyawan meskipun keuangan holding sedang negatif. "Kita nggak memotong gaji karyawan," tuturnya.

BUMI mencatat masih mampu membukukan penjualan batu bara 39,9 juta metrik ton sampai semester I-2015 meskipun turun 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sri optimis perusahaan akan segera membaik. Apalagi, BUMI akan menjalankan program restrukturisasi utang US$ 3,984 miliar atau sekitar Rp 55,8 triliun (kurs US$ 1 = Rp 14.000).

"Manajemen masih berusaha restruct plan, poinnya ke sana. Saya pikir kita masih komit seperti itu," jelasnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads