Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) M Choliq mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan negosiasi dengan pihak Grup MNC.
"Kita masih melakukan negosiasi," kata Choliq pekan lalu di Depok, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga BUJT tersebut adalah PT Semesta Marga Raya pengelola Jalan Tol Kanci-Pejagan, PT Pemalang Batang Toll Road pengelola jalan Tol Pemalang-Batang serta PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol pengelola jalan Tol Pasuruan-Probolinggo.
Akuisisi dilakukan dengan membuat perusahaan patungan MNC dan Waskita yang diberi nama CV Waskita MNC Trans Jawa Toll Road. Waskita akan menguasai 61,5% saham perusahaan yang patungan yang akan menjadi pengendali 3 BUJT jalan tol tersebut.
Proses akuisisi terhadap ruas Bocimi akan melengkapi akuisisi terhadap 3 jalan tol lainnya milik Grup Usaha MNC yang sudah diakuisisi sebelumnya.
"Nanti kita masukkan bareng akuisisi Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo. Yang 3 itu sudah fix, yang Bocimi masih negosiasi," kata Choliq.
CV Waskita MNC Trans Jawa Toll Road nantinya akan menjadi pengendali 4 jalan tol sekaligus. Sebelumnya Grup Usaha MNC telah mengambil alih kepemilikan 4 ruas jalan tol tersebut dari Grup Usaha Bakrie di 2012.
Choliq mengatakan, Waskita Karya bakal memiliki sebagian besar saham CV Waskita MNC Trans Jawa Toll Road. "Waskita punya porsi 61,5%," katanya.
Sayang Choliq tak mau menyebut berapa besar investasi yang digelontorkan perusahaan untuk membentuk anak usaha baru ini. Sementara itu, Direktur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto mengatakan, proses penggabungan dan akuisisi akan dilakukan bertahap.
"Akuisisinya satu kesatuan dengan Pasuruan-Probolinggo dan Pejagan-Pemalang, dan bertahap. Akuisisinya agak rumit, jadi belum bisa dijelaskan," kata kepada detikFinance pekan lalu.
(dna/ang)











































