Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 13,058 poin (0,29%) ke level 4.458,839. Penguatan IHSG sejalan dengan penguatan rupiah.
Saham-saham bank melesat tinggi setelah jadi incaran investor. Indeks pun sempat menanjak sampai ke titik tertingginya hari ini di 4.486,710.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ambil untung terjadi di saham-saham unggulan yang sudah menguat dalam dua hari terakhir. Beberapa indeks sektoral pun jatuh ke zona merah.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 166.565 kali dengan volume 2,951 miliar lembar saham senilai Rp 3 triliun. Sebanyak 164 saham naik, 116 turun, dan 78 saham stagnan.
Bursa-bursa regional kompak menguat hingga siang hari ini, meninggal Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah sendirian di teritori negatif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 128,97 poin (0,71%) ke level 18.315,07.
- Indeks Hang Seng melonjak 285,43 poin (1,31%) ke level 22.117,05.
- Indeks Straits Times menanjak 30,37 poin (1,05%) ke level 2.927,78.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Matahari (LPPF) naik Rp 500 ke Rp 17.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 500 ke Rp 8.600, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 475 ke Rp 10.650, dan Century Textille (CNTX) naik Rp 475 ke Rp 17.075.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 7.000 ke Rp 130.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.125 ke Rp 42.725, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.550 ke Rp 88.450, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 19.300.
(ang/hen)











































