Paket Ekonomi Jokowi Jilid III Dijamin Bisa Bikin Rupiah Terus Menguat

Paket Ekonomi Jokowi Jilid III Dijamin Bisa Bikin Rupiah Terus Menguat

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 07 Okt 2015 14:45 WIB
Paket Ekonomi Jokowi Jilid III Dijamin Bisa Bikin Rupiah Terus Menguat
Jakarta - Sore nanti pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid III. Diharapkan efeknya akan seperti paket kebijakan jilid II, yang mampu memberikan sentimen positif untuk investor dan mendorong penguatan nilai tukar rupiah.

"Pemerintah‎ secara sungguh-sungguh menangani persoalan ekonomi dan kami melihat menyadari reaksi pasar pada saat ini. Di mana rupiah mengalami penguatan yang signifikan, indeks juga menguat, ini menunjukkan bahwa langkah-langkah pemerintah direspons pasar sangat positif," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10/2015)

"Pemerintah masih merasa ini tidak cukup, maka dalam waktu dekat dan mudah-mudahan hari ini pemerintah akan menyampaikan secara resmi beberapa paket kebijakan yang intinya keseriusan pemerintah deregulasi, pemotongan aturan main yang dianggap menjadi barrier, hanya menjadi penghalang dari proses investasi," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam paket tersebut, Pramono menuturkan‎ ada sekitar 4 kebijakan yang akan disampaikan. Meliputi peningkatan investasi, pembiayaan untuk dunia usaha dan menjaga daya beli masyarakat.

"Mudah-mudahan paket ketiga ini‎ nendang-nya itu sama paket kedua. Karena tidak terlalu complicated (rumit), disampaikan dengan bahasa yang jelas dan bagi dunia usaha ada jaminan kemudahan terutama yang di bidang yang selama ini menjadi hambatan," papar Pramono.

Pramono bahkan mengibaratkan, paket kebijakan ekonomi jilid III ini seperti tim sepak bola yang sangat hebat dan mampu mencetak banyak gol‎. Sehingga mampu dilihat banyak orang.

‎"Ada hal yang berkaitan dengan industri, ada hal yang berkaitan dengan perizinan, ada hal yang berkaitan dengan subtitusi harga, nah itu nanti yang akan diumumkan. Kami meyakini paket ketiga ini kalau bola itu kayak Real Madrid atau Barcelona, goalnya kencang. Kemaren nendang, tapi masih kayak Chelsea," tukasnya.

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads