Antam Gandeng Inalum Bangun Smelter di Mempawah Rp 23 Triliun

Antam Gandeng Inalum Bangun Smelter di Mempawah Rp 23 Triliun

- detikFinance
Rabu, 07 Okt 2015 18:56 WIB
Antam Gandeng Inalum Bangun Smelter di Mempawah Rp 23 Triliun
Foto: Lani/detikFinance
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan menggandeng PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk membangun smelter di Mempawah senilai US$ 1,7 miliar (Rp 23,8 triliun).

"Kami akan bangun smelter grade alumina di Mempawah. Estimasi biaya proyek US$ 1,7 miliar. Produknya akan menjadi alumunium smelter seperti Inalum. Kerjasama join ini sangat strategis. Antam punya produknya, ini rangkaian raw material. Kita selama ini ekspor bauksit dan mengimpor alumina dari luar," jelas Tedi Badrujaman, Direktur Utama PT Aneka Tanbang, ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Bodobudur, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Strategic partner proyek Mempawah, kata Tedi belum ada. Saat ini masih proses tender. Ada perusahaan dari Rusia, Timur Tengah, China yang ikut tender.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami harap mereka mematuhi jadwal dan kami akan mengevaluasi. Pertengahan Oktober ini batas waktunya menyerahkan proposal, jadi belum tahu siapa strategic partnernya Antam dengan Inalum akan membuat dulu termnya," jelasnya.

Menurut Tedi, Antam ingin menggandeng partner strategis yang memiliki bekal teknologi yang mumpuni. Antam ahli menyediakan bauksit, sementara Inalum ahli melebur menjadi alumina.

"Strategic parter ini harus bisa menyediakan teknologi atau provider pengolahan produk antara. Pengalaman yang mereka punya akan lebih cepat menyelesaikan permasalahan yang ada," ujarnya.

Antam sendiri, lanjut Tedi, sudah berpengalaman mengoperasikan pabrik feronikel sejak 1976. Selain itu, Tedi menjelaskan, ada proyek anode slime kapasitas 2.000 ton per tahun yang akan dimulai tahun 2017.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads