Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 07 Okt 2015 19:10 WIB

Velix Wanggai Dicopot, Fachrul Razi Jadi Komisaris Antam

Lani Pujiastuti - detikFinance
Foto: Lani/detikFinance
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merombak jajaran komisaris. Perubahan ini sudah disetujui dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPLB) yang digelar hari ini.

Pada Agenda Pertama dan Kedua RUPSLB para pemegang saham menyetujui penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) I Perseroan dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk sebanyak-banyaknya 14.492.304.975 saham seri B baru dari portepel.

Pemegang saham juga menyetujui perubahan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan terkait dengan adanya peningkatan modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Dalam agenda ketiga, pemegang saham menyetujui ratifikasi Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor 9 Tahun 2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan BUMN.

Pemegang saham Antam juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Pemegang saham memberhentikan dengan hormat memberhentikan R. Sukhyar sebagai Komisaris Utama Perseroan dan Velix Vernando Wanggai sebagai Komisaris Perseroan.

"Pemegang Saham juga mengangkat Fachrul Razi sebagai Komisaris Utama Perseroan dan Bambang Gatot Ariyono sebagai Komisaris Perseroan," kata keterangan tertulis Antam yang dibagikan usai RUPS, Rabu (7/10/2015).

Pemegang saham juga mengangkat Dimas Wikan Pramudhito sebagai direktur. Dimas Wikan Pramudhito sebelumnya menempati posisi di berbagai lembaga keuangan internasional di antaranya di Rabobank International Indonesia, Standard Chartered Bank Indonesia dan Bank of Tokyo-MUFJ.

Fachrul Razi sebelumnya menjabat berbagai posisi penting di TNI dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Panglima TNI pada 1999-2000. Bambang Gatot Ariyono saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM.

Antam mencatatkan peningkatan kinerja penjualan yang signifikan di semester I-2015 dengan kenaikan volume penjualan komoditas emas dan feronikel masing-masing sebesar 180% dan 27% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Seiring peningkatan penjualan tersebut, penjualan bersih Antam semester I telah diaudit meningkat 97% menjadi Rp 7,85 triliun sehingga mencatatkan kenaikan laba kotor sebesar 117% dibanding semester I-2014 menjadi Rp 528,07 miliar.

Antam juga telah mencatatkan laba usaha sebesar Rp 103,34 miliar pada Semester I 2015 dibanding rugi usaha sebesar Rp 187, 3 miliar pada semester I-2014. Antam membukukan rugi bersih semester I-2015 sebesar Rp 395,9 miliar lebih baik dibanding rugi bersih periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 671,14 miliar.

Semester I-2015 Antam telah membelanjakan Rp 801,23 miliar untuk keperluan investasi yang terdiri dari Rp 100,31 miliar untuk investasi rutin, Rp 685 miliar untuk investasi pengembangan dan Rp 15,92 miliar untuk biaya ditangguhkan.

Langkah efisiensi berhasil menghemat Rp 39,31 miliar dengan melakukan efisiensi dalam penggunaan bahan-bahan untuk kegiatan operasional di unit bisnis serta negosiasi kontrak dengan pihak ketiga.

(ang/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com