Menutup perdagangan Rabu (7/10/2015), IHSG menguat 16,403 poin atau 0,37% ke level 4.462,184. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 7,764 poin atau 1,02% ke 767,078.
Wall Street berakhir positif setelah bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu. Saham-saham bioteknologi rebound sehingga mendorong Indeks S&P ke titik tertinggi dalam tiga pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa menguat dibantu oleh penguatan rupiah. Dana asing diprediksi masih akan masuk lantai bursa.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 naik tipis 1,62 poin (0,01%) ke level 18.324,60.
Indeks Straits Times turun 4,34 poin (0,15%) ke level 2.957,47.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di tengah naiknya mayoritas bursa saham dunia. Indeks naik sebesar +41 poin (+0,93%) ke 4.487 setelah bergerak di antara 4.414-4.487.
Secara jangka pendek IHSG sudah melewati garis Medium Term Bearish Resistance di area 4.300-4.400. Resistance selanjutnya adalah 4.500 yang merupakan resistance psikologis. Jika IHSG mampu melewati 4.500, maka berpotensi melanjutkan penguatannya dan mengakhiri tren Bearish jangka pendek- menengah (Short to Medium Term). Support jangka pendek berada di 4.343. JIka masih mampu bertahan diatas support ini maka IHSG akan relatif terjaga.
Pegerakan IHSG hari ini masih akan mencoba menguji resistance 4.500 dengan estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.343 β 4.500.
Indeks bursa saham AS, ditutup menguat DJIA 0,73%, S&P500 0,80% dan Nasdaq 0,91%. DJIA berhasil ditutup menembus garis resistance dan mengkonfirmasi kenaikan lanjutan. Sementara indeks bursa Eropa ditutup tipis dan untuk indeks bursa saham Asia ditutup menguat.
Emas ditutup turun di US$ 1.145 per troy ounce atau -0,16%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup naik di US$ 48,13 per barel atau -1,86%.
OSO Securities
Setelah sempat terkoreksi akibat aksi profit taking di akhir sesi I sampai awal sesi II, IHSG kembali menunjukkan pergerakan positif. IHSG ditutup menguat 41.35 poin atau sebesar 0.93% ke level 4,487.13. Penguatan IHSG seiring dengan paket kebijakan jilid III yang diumumkan sore kemarin, lebih awal dari perkiraan yakni diumumkan pada hari Kamis. Selain itu, harga minyak dunia yang mengalami lonjakan pada kemarin malam membuat bursa Asia termasuk pergerakan IHSG. Tercatat sebanyak 108 saham mengalami koreksi, 188 menghijau dan 84 saham stagnan.
Secara sektoral, hanya dua sektor yang melemah yakni agribisnis dan consumer yang masing-masing mengalami penurunan sebesar 0.54% dan 1.15%. Nampaknya para investor asing masih marak melakukan aksi beli dimana investor mencatatkan net buy sebesar Rp 222 miliar.
Sementara itu bursa di kawasan Asia juga kompak ditutup pada teritori positif. Sepertinya kerjasama perdagangan bebas Trans- Pasifik direspon positif oleh para pelaku pasar. Kenaikan tertinggi dicapai oleh indeks Hang Seng yang naik sebesar 3.13%.
Rata-rata indeks utama di bursa Wall Street juga ditutup di zona hijau pada perdagangan semalam. Positifnya bursa AS di tengah semakin melemahnya nilai tukar dollar AS pada perdagangan kemarin. Namun penguatan nampaknya terdorong oleh rilisnya data MBA Mortgage Applications yang positif yakni menjadi 25.5% dari sebelumnya -6.7%. Indeks Dow Jones mencatatkan penguatan sebesar 0.73% ke level 16,912.29, indeks S&P 500 mengalami kenaikan 0.80% ke level 1,995.83 dan indeks Nasdaq bergerak naik sebesar 2.28% ke level 4,791.15.
Sementara itu, hal serupa juga terjadi pada seluruh bursa Eropa yang mampu mengakhiri perdagangan di teritori positif. Penguatan terjadi seiring dengan rilisnya data Industrial Production MoM United Kingdom yang positif menjadi 1.0% dari -0.4% dan data manufacturing production MoM dari -0.8% menjadi 0.5%. Selain itu, defisit Trade Balance Prancis yang lebih rendah dari bulan sebelumnya -3299m menjadi -2975m juga menjadi katalis positif pergerakan bursa eropa kemarin.
Kami perkirakan IHSG masih akan terus menguat meski terbatas pasca mengalami penguatan selama tiga hari berturut-turut. Secara teknikal, indikator MACD Histogram dan MFI masih cukup kuat untuk bergerak naik. Sedangkan indikator Stochastic Oscillator sudah masuk di area overbought. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4442-4535.
(ang/ang)











































