Harga saham Perseroan pada tanggal 11 September 2015 berada di kisaran Rp 700 per lembar. Sementara pada 12 Oktober 2015 sudah melonjak ke Rp 1.390 per lembar.
Artinya ada lonjakan Rp 690 atau setara 98,57% di saham Perseroan dalam waktu satu bulan. BEI pun perlu memberi suspensi kepada saham PSAB dalam rangka cooling down.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuan dari suspensi ini adalah memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasi si saham PSAB berdasarkan informasi yang ada.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," ujarnya.
Perseroan adalah kontraktor tambang yang beroperasi di Sulawesi dan Kalimantan. Perusahaan ini juga merupakan anak usaha dari J Resources Mining Limited yang bermarkas di Singapura.
(ang/rrd)











































