Ekonomi China Lesu, IHSG Jatuh Hingga 3%

Sesi I

Ekonomi China Lesu, IHSG Jatuh Hingga 3%

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2015 12:19 WIB
Ekonomi China Lesu, IHSG Jatuh Hingga 3%
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 140 poin merespons lesunya ekonomi China. Aksi jual saham pun semakin ramai terjadi.

Mengawali perdagangan pagi tadi, HSG turun tipis 8,822 poin (0,19%) ke level 4.621,885 terkena koreksi setelah melonjak tinggi. Aksi ambil untung menghambat laju penguatan IHSG.

Saham-saham yang sudah naik tinggi mulai dilepas investor. Tak satu pun indeks sektoral yang berhasil menguat gara-gara tekanan jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (13/10/2015), IHSG jatuh 140,699 poin (3,04%) ke level 4.490,008. Sementara Indeks LQ45 anjlok 32,079 poin (4,03%) ke level 764,794.

Nilai ekspor China turun 3,7% di September 2015, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara impor negeri tirai bambu ini turun 20,4% dibandingkan periode September 2014.

Lesunya ekonomi China ini bertepatan dengan tingginya posisi IHSG, sehingga aksi lepas saham pun tak terhindarkan. Aksi ambil untung ramai terjadi di lantai bursa.

Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 157.779 kali dengan volume 3,599 miliar lembar saham senilai Rp 3,349 triliun. Sebanyak 48 saham naik, 215 turun, dan 57 saham stagnan.

Bursa-bursa regional siang hari ini akhirnya berjatuhan ke zona merah setelah pagi tadi bergerak mix. Investor khawatir melambatnya ekonomi China bakal berpengaruh ke global.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 204,98 poin (1,11%) ke level 18.233,69.
  • Indeks Hang Seng turun 111,10 poin (0,49%) ke level 22.619,83.
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 10,00 poin (0,30%) ke level 3.277,66.
  • Indeks Straits Times berkurang 22,67 poin (0,75%) ke level 3.009,44.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mayora (MYOR) naik Rp 475 ke Rp 26.575, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 175 ke Rp 10.875, Siloam (SILO) turun Rp 175 ke Rp 12.475, dan Multi Bintang (MLBI) turun Rp 50 ke Rp 8.150.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 3.000 ke Rp 135.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.675 ke Rp 42.650, Indocement (INTP) turun Rp 1.325 ke Rp 18.075, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 1.175 ke Rp 18.725.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads