Naik 39 Poin, IHSG Bertahan di 4.500

Sesi I

Naik 39 Poin, IHSG Bertahan di 4.500

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2015 12:20 WIB
Naik 39 Poin, IHSG Bertahan di 4.500
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan di level 4.500 berkat aksi beli investor domestik. Saham-saham lapis dua ikut membantu penguatan IHSG.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 30,196 poin (0,67%) ke level 4.513,272 setelah sebelumnya anjlok cukup dalam. Indeks pun kembali menembus 4.500.

Indeks terus menanjak sejak pembukaan perdagangan didorong aksi beli investor. Saham-saham yang kemarin turun sekarang jadi incaran investor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (15/10/2015), IHSG menanjak 39,360 poin (0,88%) ke level 4.522,436. Sementara Indeks LQ45 melonjak 9,426 poin (1,24%) ke level 772,543.

Seluruh indeks sektoral pun kompak menguat, dipimpin oleh sektor manufaktur yang melonjak hingga hampir dua persen. Investor asing mulai melepas saham-saham komoditas dan bank.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 145.839 kali dengan volume 3,332 miliar lembar saham senilai Rp 2,739 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 98 turun, dan 103 saham stagnan.

Bursa-bursa regional hingga siang hari ini bergerak kompak menguat setelah pagi tadi mix. Pergerakan ini menjadi sentimen positif ke IHSG.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menanjak 244,14 poin (1,36%) ke level 18.135,14.
  • Indeks Hang Seng melesat 485,73 poin (2,16%) ke level 22.925,64.
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 45,80 poin (1,40%) ke level 3.308,24.
  • Indeks Straits Times naik 29,17 poin (0,98%) ke level 3.013,09.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 500 ke Rp 18.025, Matahari (LPPF) naik Rp 475 ke Rp 16.225, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 425 ke Rp 13.175, dan Indofood (INDF) naik Rp 350 ke Rp 5.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 6.900 ke Rp 133.000, Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 825 ke Rp 7.775, United Tractor (UNTR) turun Rp 525 ke Rp 18.250, dan Multi Prima (LPIN) turun Rp 125 ke Rp 5.475.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads