Bursa Regional Merah, IHSG Tetap Positif

Sesi I

Bursa Regional Merah, IHSG Tetap Positif

Angga Aliya - detikFinance
Senin, 19 Okt 2015 12:15 WIB
Bursa Regional Merah, IHSG Tetap Positif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan positif di tengah koreksi pasar saham Asia. Investor asing mulai kembali berburu saham.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 12,828 poin (0,28%) ke level 4.534,710 menjadi satu-satunya yang menghijau di antara bursa regional. Aksi beli selektif investor domestik membuat IHSG bertahan positif.

Aksi beli selektif mendorong saham-saham menguat. Delapan sektor industri di lantai bursa berhasil menguat, sektor pertambangan dan industri dasar melemah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (19/10/2015), IHSG bertambah 33,284 poin (0,74%) ke level 4.555,166. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 9,255 poin (1,20%) ke level 781,526.

Melambatnya ekonomi China tidak membuat investor berhenti berburu saham potensial. Saham-saham unggulan, seperti perbankan dan konsumer masih diminati investor.

China mencatatkan pertumbuhan ekonomi 6,9% sepanjang kuartal III-2015. Angka ini merupakan yang terendah sejak krisis keuangan global terjadi di 2009 lalu.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 130.003 kali dengan volume 3,566 miliar lembar saham senilai Rp 2,616 triliun. Sebanyak 165 saham naik, 97 turun, dan 66 saham stagnan.

Bursa-bursa regional hingga siang ini bergerak mix cenderung melemah, hanya pasar saham China yang positif. Pelaku pasar khawatir lambatnya ekonomi China bisa menular ke global.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 71,93 poin (0,39%) ke level 18.219,87.
  • Indeks Hang Seng melemah 45,64 poin (0,20%) ke level 23.021,73.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 17,06 poin (0,50%) ke level 3.408,41.
  • Indeks Straits Times berkurang 8,61 poin (0,28%) ke level 3.022,00.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Merck (MERK) naik Rp 8.000 ke Rp 140.000, Unilever (UNVR) naik Rp 750 ke Rp 38.325, United Tractor (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 19.400, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 43.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 2.900 ke Rp 28.100, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 900 ke Rp 12.000, Mandom (TCID) turun Rp 500 ke Rp 16.000, dan Indocement (INTP) turun Rp 475 ke Rp 19.075.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads