RACE, itu kode saham yang akan dipakai Ferrari saat melantai di Bursa New York. Kapitalisasi pasarnya dibidik bisa mencapai US$ 10 miliar (Rp 130 triliun).
Dilansir dari CNN, Selasa (20/10/2015), perusahaan yang didirikan Enzo Ferrari itu akan melepas 10% saham ke publik, nilainya sekitar US$ 1 miliar (Rp 13 triliun). Harga saham anak usaha Fiat Chrysler Automobile (FCAM) itu ditawarkan di kisaran US$ 48-52 per lembar.
Setelah Initial Public Offering (IPO), pemegang saham Fiat Chrysler akan diberi sisa saham Ferrari untuk dilepas dari induknya tersebut. Selain Ferrari, Fiat Chrysler juga punya saham di Maserati, Jeep, dan Dodge.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Strategi seperti ini yang membuat Ferrari jadi perusahaan otomotif paling dikenal di seluruh dunia. Namun, tahun lalu Ferrari mulai menambah produksinya menjadi 7.255 mobil.
Tambahan produksi itu dilakukan supaya pelanggan tidak harus menunggu terlalu lama. Ferrari mencatat omzet 2,8 miliar euro (Rp 42,9 triliun), dengan laba 265 juta euro (Rp 3,4 triliun).
Anak kandung sang pendiri Ferrari, Piero Ferrari, akan tetap memegang 10% sahamnya di produsen mobil mewah tersebut. (ang/drk)











































