Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo menuturkan, ada beberapa pengaruh yang menyebabkan kondisi tersebut. Ada dari internal dan eksternal.
"Ya itu adalah cerminan dari pada harga kita, dan harga kita itu adalah termasuk bagaimana fundamental ekonomi Indonesia, dan pengaruh dari eksternal juga," ujarnya di sela-sela acara Trade Expo Indonesia ke 30 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa kalau sekarang banyak faktor eksternal, dan tiga yang utama adalah kondisi perkembangan ekonomi di China," terangnya
Kemudian masih seputar kebijakan bank sentral AS, yaitu Federal Reserve (The Fed) yang yang batal menaikkan suku bunga acuan pada September lalu. Rencana tersebut bergeser ke akhir 2015 atau awal 2016. Di mana memperpanjang masa spekulasi bagi investor.
"Kedua, normalisasi kebijakan The Fed, dan ketiga harga komoditas yang terus terkoreksi. Jadi tiga faktor itu yang paling dominan," terangnya.
(mkl/dnl)











































