Langkah efisiensi yang dilakukan Antam ini diapresiasi oleh Ketua Komisi VII DPR Satya W. Yudha. Seharusnya BUMN lain yang sedang mengalami penurunan kinerja bisa meniru cara efisiensi yang dilakukan Antam.
"Mestinya sama dong. Saya pikir semua perusahaan memiliki sistem manajemen keuangan tersendiri. Jadi kalau misalkan pendapatan turun, produksi turun, pasti akan berdampak terhadap remunerasi," katanya di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangankan BUMN, perusahaan minyak kan banyak yang lay off (PHK) sampai puluhan ribu. Ini sudah untung tidak sampai ada yang dirumahkan," ujarnya.
Seperti diketahui, pendapatan Antam terus menurun sejak 2012. Akibatnya, beberapa fasilitas untuk direksi Antam pun dihilangkan.
"Mohon maaf, harus jujur kondisi ini membuat kami harus melakukan efisiensi di mana-mana. Mobil direksi sudah kami tarik semua. Vice President sudah tidak pakai kendaraan semua. Semua fasilitas kita tekan," kata Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman, dalam rapat dengan komisi VII.
(ang/ang)











































