Terpangkas 20 Poin, IHSG Lengser dari 4.600

Terpangkas 20 Poin, IHSG Lengser dari 4.600

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2015 16:17 WIB
Terpangkas 20 Poin, IHSG Lengser dari 4.600
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus turun dari level psikologis 4.600 gara-gara terpangkas 20 poin. Perdagangan berjalan sepi karena investor cenderung lakukan aksi tunggu.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di Rp 13.612 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore di Rp 13.712.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 8,539 poin (0,19%) ke level 4.613,765. Tak lama IHSG terpeleset ke zona merah gara-gara sentimen dari pasar Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks sempat naik ke level tertingginya di 4.616,221 dengan level terendahnya hari ini di 4.582,151. Investor asing melepas saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik.

Pada penutupan perdagangan Sesi, IHSG berkurang 15,088 poin (0,33%) ke level 4.590,138 bergerak fluktuatif, naik-turun di antara zona merah dan hijau. Investor menanti pengumuman paket kebijakan ekonomi jilid V.

Beberapa saham ada yang masih bisa menguat, seperti agrikultur, finansial, konstruksi, dan infrastruktur. Saham-saham manufaktur dan pertambangan jatuh cukup dalam.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (22/10/2015), IHSG ditutup terpangkas 20,664 poin (0,45%) ke level 4.584,562. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 4,275 poin (0,54%) ke level 789,505.

Transaksi investor asing hingga sore hari tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net sell) senilai Rp 28,82 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 237.654 kali dengan volume 5,957 miliar lembar saham senilai Rp 4,76 triliun. Sebanyak 115 saham naik, 154 turun, dan 99 saham stagnan.

Bursa-bursa regional berakhir mixed pada perdagangan sore ini. Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia ditambah koreksi harga minyak memberi sentimen negatif.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 118,41 poin (0,64%) ke level 18.435,87.
  • Indeks Hang Seng turun 145,49 poin (0,63%) ke level 22.843,73.
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 48,06 poin (1,45%) ke level 3.368,74.
  • Indeks Straits Times menguat 12,13 poin (0,40%) ke level 3.037,83.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 7.900 ke Rp 253.400, Astra Agro (AALI) naik Rp 1.075 ke Rp 21.475, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 600 ke Rp 98.000, dan Multi Bintang (MLBI) naik Rp 350 ke Rp 11.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.475 ke Rp 44.000, Merck (MERK) turun Rp 900 ke Rp 139.000, Indocement (INTP) turun Rp 700 ke Rp 19.675, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 525 ke Rp 10.725.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads