Gunung Meletus dan Asap Pekat Bikin Garuda Kehilangan Rp 100 Miliar

Gunung Meletus dan Asap Pekat Bikin Garuda Kehilangan Rp 100 Miliar

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 23 Okt 2015 13:42 WIB
Gunung Meletus dan Asap Pekat Bikin Garuda Kehilangan Rp 100 Miliar
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menanggung kehilangan pendapatan total US$ 8 juta (Rp 104 miliar) di periode Agustus-September 2015 akibat berbagai bencana alam yang terjadi di beberapa daerah, seperti gunung meletus dan kebakaran hutan.

"Total kerugian yang kita derita US$ 8 juta. Itu yang tidak jadi terbang, makanan, awak kabin, pilot yang sudah kita bayar, hotel, dan segala macam. Dari US$ 8 juta itu, US$ 6 juta itu dari yang nggak jadi terbang, terdiri dari ada yang refund dan reschedule, dari US$ 6 juta itu, US$ 3 juta refund, nah yang US$ 2 juta loss," jelas Direktur Keuangan GIAA I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra saat konferensi pers, di kantor Garuda Indonesia, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Dia berharap, bencana alam yang terjadi di Indonesia segera berakhir sehingga maskapai penerbangan pelat merah itu bisa kembali menggenjot kinerjanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai akhir tahun potensi kerugian masih ada, Timika masih, Kalimantan, Sumatera," kata dia.

Hingga akhir tahun ini, Askhara menyebutkan, maspakai BUMN itu menargetkan bisa meraup pendapatan hingga US$ 4 miliar.

Pendapatan usaha (total revenue) naik tipis dari US$ 2,831 miliar pada Januari-September 2015 menjadi US$ 2,845 miliar pada periode yang sama di tahun 2014.

"Sampai akhir tahun targetnya laba terus. Target revenue US$ 4 miliar. Beratnya karena depresiasi rupiah sampai 12%, tapi mau revenue rendah, kalau cost-nya rendah ya untung juga kayak sekarang, kita kan coba," imbuhnya.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads