Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 25,233 poin (0,54%) ke level 4.666,478 terseret koreksi pasar saham Asia. Investor melepas saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik tinggi.
Indeks terus melemah sejak pembukaan perdagangan, sampai ke titik terendahnya hari ini di 4.624,278. Saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik kini jadi sasaran aksi jual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh indeks sektoral pun kompak melemah di zona merah. Sektor industri dasar terkena koreksi paling dalam hingga siang hari ini.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 122.047 kali dengan volume 2,949 miliar lembar saham senilai Rp 2,568 triliun. Sebanyak 73 saham naik, 163 turun, dan 81 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih tak berdaya di zona merah, kompak terkena koreksi akibat tekanan jual. Belum ada sentimen positif yang bisa menggerakkan pasar.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 148,61 poin (0,78%) ke level 18.798,51.
- Indeks Hang Seng turun 186,83 poin (0,81%) ke level 22.929,42.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 62,25 poin (1,82%) ke level 3.367,33.
- Indeks Straits Times terkoreksi 13,75 poin (0,45%) ke level 3.069,32.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 5.865 ke Rp 82.825, Merck (MERK) turun Rp 2.000 ke Rp 135.000, Indocement (INTP) turun Rp 925 ke Rp 20.100, dan Multi Bintang (MLBI) turun Rp 800 ke Rp 10.450.
(ang/ang)











































