Realisasi Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah mencapai Rp 451,95 triliun atau 97,89% dari target Rp 461,7 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015.
Demikianlah data Direktorat Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) yang dikutip detikFinance, Rabu (28/10/2015).
Dari total tersebut, sebanyak 37,06% atau Rp 167,5 triliun merupakan kepemilikan asing di SBN yang diperdagangkan. Realisasi ini sesuai dengan defisit anggaran dalam asumsi makro yang diproyeksi pemerintah sebesar 2,23%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schneider Siahaan, Direktur Strategi dan Portfolio Utang, DJPPR, Kemenkeu menambahkan penarikan tambahan ini akan dilakukan bertahap. Akan dimulai pada akhir Oktober sampai dengan akhir tahun mendatang.
"Penarikannya akan dilakukan bertahap, mungkin akhir Oktober ini sudah ada yang masuk," ujarnya kepada detikFinance. (mkl/ang)











































