Tips Investasi Saham, Jangan Lihat Harga Saham Tapi Perusahaannya

Financial Clinic detikFinance-OJK

Tips Investasi Saham, Jangan Lihat Harga Saham Tapi Perusahaannya

Lani Pujiastuti - detikFinance
Rabu, 28 Okt 2015 20:25 WIB
Tips Investasi Saham, Jangan Lihat Harga Saham Tapi Perusahaannya
Jakarta - Mau investasi saham dengan dapat return tinggi? Jawabannya, jangan hanya memperhatikan pergerakan naik turun harga saham dan jumlah lembar sahamnya. Namun ada yang lebih penting dari itu.

"Saya kutip seorang fund manager terkenal bernama Peter. Dia bisa kalahkan indeks, menangkan selama 22 tahun bagaimana caranya? Jangan perhatikan harga saham atau lembar sahamnya," kata Kepala Divisi Riset Bursa Efek Indonesia (BEI) Poltak Hotradero dalam Financial Clinic "Ngobrol Investasi Saham dan Reksadana" di Balai Kartini, Rabu (28/10/2015).

Ia menceritakan, kesuksesan Peter memenangkan investasi saham selama 22 tahun yaitu dengan mengenali betul perusahaan di balik pergerakan harga saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perhatikan di balik lembar saham ada perusahaan. Cari tahu perusahaannya. Peter ini investor yang sangat memperhatikan underground," kata Poltak.

Peter bisa mencatatkan prestasi sebagai pemain paling terkenal karena keahliannya mengenali background perusahaan yang diperdagangkan di bursa. Ia mencontohkan kesuksesan Peter dengan berhasil mengenali potensi Dunkin' Donuts.

"Saat makan siang, Peter ke tempat jualan donat, antre dan makan. Kata dia, donat ini enak. Kalau enak, wajar ngantre karena kualitasnya bagus. Pasti bisnisnya menguntungkan. Kalau misal perusahaan ini buka di tempat lain pasti laku," jelas Poltak.

Seorang investor perlu kemampuan menganalisa perusahaan untuk menempatkan dana, membeli saham perusahaan tersebut.

"Peter kembali ke ke kantor, katakan ke analis perusahaannya, tolong cari segala sesuatu tentang perusahaan ini. Namanya Dunkin Donuts. Di balik semua perusahaan ada produk. Ketika produk bagus maka merefleksikan perusahaan dengan kualitas produk. Terbukti performance Dunkin' Donuts sangat bagus dan siapapun saat ini ingin membeli sahamnya," kata Poltak.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads