Demikian disampaikan oleh Gubernur BI, Agus Martowardojo, saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/10/2015).
"Iya kita kan sekarang year to date depresiasi rupiah di 9%. Dan volatilitasnya ada di dalam batas yang wajar, dan BI selalu hadir untuk menjaga agar volatilitas dalam batas yang diterima dengan tujuan senantiasa menjaga kepercayaan," jelas Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adanya harga komoditas yang masih turun itu banyak berdampak, spekulasi tentang (ekonomi) China yang memangkas rate (suku bunga acuan), dan bagaimana proyeksi ekonomi China itu menjadi perkembangan yang berdampak pada pasar keuangan," tutur Agus.
Menurut data Reuters, siang ini dolar AS berada di tingkat Rp 13.538.
(dnl/ang)











































