IHSG Jatuh 2,9%, Terburuk di Asia

IHSG Jatuh 2,9%, Terburuk di Asia

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 29 Okt 2015 16:20 WIB
IHSG Jatuh 2,9%, Terburuk di Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh hingga 136 poin atau 2,97% gara-gara marak aksi jual. Rata-rata tiap sektor saham terpangkas hingga lebih dari dua persen.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di Rp 13.620 dibandingkan posisi pada perdagangan sore kemarin di Rp 13.666.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 7,175 poin (0,16%) ke level 4.601,565 terkena imbas koreksi bursa global. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluruh indeks sektoral pun jatuh ke zona merah. Aksi jual marak dilakukan investor asing terhadap saham-saham unggulan.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG anjlok 89,756 poin (1,95%) ke level 4.518,984 akibat maraknya tekanan jual. Investor asing paling banyak melepas saham.

Indeks tak mampu masuk ke zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Indeks terus meluncur tajam hingga menyentuh titik terendahnya hari ini saat penutupan.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (29/10/2015), IHSG ditutup terjun 136,719 poin (2,97%) ke level 4.472,021. Sementara Indeks LQ45 ditutup jatuh 30,454 poin (3,83%) ke level 765,526.

Rapat The Federal Reserve (The Fed) kemarin memberikan sinyal bank sentral AS melihat ekonomi negaranya sudah membaik. Akhirnya banyak spekulasi suku bunga AS bisa naik akhir tahun ini.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 995,168 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 301.162 kali dengan volume 5,178 miliar lembar saham senilai Rp 5,812 triliun. Sebanyak 48 saham naik, 233 turun, dan 74 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia menutup perdagangan sore ini dengan mixed. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami koreksi paling tajam.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 32,69 poin (0,17%) ke level 18.935,71.
  • Indeks Hang Seng melemah 136,63 poin (0,60%) ke level 22.819,94.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 12,12 poin (0,36%) ke level 3.387,32.
  • Indeks Straits Times anjlok 34,17 poin (1,12%) ke level 3.006,34.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Multi Prima (LPIN) naik Rp 250 ke Rp 5.600, Ultra Jaya (ULTJ) naik Rp 190 ke Rp 4.000, Lionmesh (LION) naik Rp 104 ke Rp 595, dan Blue Bird (BIRD) naik Rp 100 ke Rp 5.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.100 ke Rp 42.900, Indocement (INTP) turun Rp 1.750 ke Rp 18.350, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.450 ke Rp 18.325, dan Unilever (UNVR) turun Rp 1.000 ke Rp 37.200.

(ang/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads