Dana Asing Keluar Lantai Bursa Rp 7,8 Triliun dalam Sepekan

Dana Asing Keluar Lantai Bursa Rp 7,8 Triliun dalam Sepekan

Angga Aliya - detikFinance
Minggu, 01 Nov 2015 15:24 WIB
Dana Asing Keluar Lantai Bursa Rp 7,8 Triliun dalam Sepekan
Foto: Rachman/detikFoto
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang pekan ini kembali bergerak dalam volatilitas yang tinggi dengan kecenderungan terkoreksi. Di akhir pekan, IHSG ditutup turun 0,38% ke level 4.455,180 poin dibandingkan penutupan di hari sebelumnya.

Secara mingguan, pergerakan IHSG di periode 26 Oktober 2015 hingga 30 Oktober 2015, terkoreksi 4,25% dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.653,146 poin.

Rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 78,88% menjadi Rp 9,65 triliun dari Rp 5,39 triliun pada sepekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan 13,45% dan rata-rata frekuensi harian bertambah 5,41%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor asing mencatatkan jual bersih di pasar saham dalam lima hari terakhir dengan nilai Rp 7,83 triliun, dan secara tahunan, aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat net sell Rp 17,84 triliun.

Pada Rabu, 28 Oktober 2015, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Secara aklamasi, 108 pemegang saham dari 109 anggota bursa aktif atau sebanyak 99,08% dari jumlah pemegang saham yang memiliki hak suara telah menyetujui beberapa agenda RUPSLB BEI, yakni disetujuinya RKAT 2016, serta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Di sepanjang pekan ini, ada beberapa seremonial penting yang dilakukan di Main Hall Gedung BEI. Seperti pencatatan saham perdana yang dilakukan oleh PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) pada Senin, 26 Oktober 2015. Dicatatkan di Papan Pengembangan BEI, saham MKNT terdaftar sebagai emiten ke-14 di 2015 atau ke-518 di BEI.

Selain itu, BEI juga menerima kunjungan dan pembukaan perdagangan dari beberapa pihak, yakni dari IDS Holdings dan PT Nusantara Capital Securities (NC Securities) pada 27 Oktober 2015, dari Sekolah Bisnis Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 28 Oktober 2015, dari Ellen May dan Ellen May Institute pada 29 Oktober 2015, dan dari PERHUMAS (Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia) pada 30 Oktober 2015.

Pada pekan ini, BEI juga mengeluarkan beberapa pengumuman penting seperti pengumuman konstituen beberapa indeks di BEI seperti Indeks MNC36, Indeks Bisnis-27, Indeks SMInfra18, dan Indeks SRI-KEHATI untuk periode November 2015 sampai dengan April 2016.

BEI juga mengeluarkan pengumuman dimasukkannya saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) ke dalam perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Indeks Papan Utama, Indeks Sektor Industri Barang Konsumsi (Sektor 5), dan Indeks Sektor Manufaktur pada Rabu, 28 Oktober 2015.

Ada pun skema persentase jumlah saham HMSP yang diperhitungkan dalam Indeks adalah 25% pada 4 November 2015, meningkat menjadi 50% pada 18 November 2015, 75% pada 2 Desember 2015, dan 100% pada 16 Desember 2015. Kapitalisasi pasar saham HMSP pada penutupan akhir pekan ini tercatat sebesar Rp 427,43 triliun.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads