IHSG Melesat Paling Tinggi di Asia

Sesi I

IHSG Melesat Paling Tinggi di Asia

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2015 12:12 WIB
IHSG Melesat Paling Tinggi di Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat paling tinggi di Asia dengan lonjakan 1,51%. Aksi beli sudah marak dilakukan sejak pembukaan perdagangan.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 31,701 poin (0,71%) ke level 4.496,660 setelah dapat sentimen positif dari bursa global dan regional. Aksi beli banyak dilakukan investor domestik.

Indeks terus melesat sejak pembukaan perdagangan, sampai ke titik tertingginya hari ini di 4.538,458. Investor berburu saham-saham unggulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (3/11/2015), IHSG melesat 67,486 poin (1,51%) ke level 4.532,445. Sementara Indeks LQ45 menanjak 15,369 poin (2,02%) ke level 777,779.

Hampir seluruh indeks sektoral bergerak menguat siang ini, rata-rata penguatannya lebih dari satu persen. Hanya sektor infrastruktur yang jatuh ke zona merah.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 148.337 kali dengan volume 2,281 miliar lembar saham senilai Rp 2,878 triliun. Sebanyak 162 saham naik, 80 turun, dan 69 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih kompak menguat hingga siang hari ini. Wall Street yang semalam naik tinggi memberi sentimen positif.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Hang Seng melonjak 306,13 poin (1,37%) ke level 22.676,17.
  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,58 poin (0,02%) ke level 3.325,67.
  • Indeks Straits Times menanjak 31,56 poin (1,06%) ke level 3.005,97.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 825 ke Rp 44.300, Indocement (INTP) naik Rp 725 ke Rp 19.150, BRI (BBRI) naik Rp 550 ke Rp 10.825, dan Asuransi Ramayana (ASRM) naik Rp 500 ke Rp 2.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 600 ke Rp 5.400, Siloam (SILO) turun Rp 450 ke Rp 9.850, Blue Bird (BIRD) turun Rp 250 ke Rp 5.950, dan Matahari (MPPA) turun Rp 90 ke Rp 2.065.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads