IHSG Masih Bisa Menguat

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Bisa Menguat

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2015 08:55 WIB
IHSG Masih Bisa Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bertahan di zona hijau sepanjang hari berkat aksi beli di saham-saham unggulan. Investor domestik pegang peranan besar kali ini.

Menutup perdagangan, Selasa (3/11/2015), IHSG menanjak 68,127 poin (1,53%) ke level 4.533,086. Sementara Indeks LQ45 melonjak 15,123 poin (1,98%) ke level 777,533.

Saham-saham teknologi dan energi mendorong pasar saham Wall Street positif. Indeks Komposit Nasdaq mencetak rekor tertinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa wakru setempat, Indeks Dow Jones naik 89,39 point (0.5%) ke level 17.918,15, Indeks S&P 500 bertambah 5,74 poin (0,27%) ke level 2.109,79 dan Indeks Komposit Nasdaq melaju 17,98 poin (0,35%) ke level 5.145,13.

Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa lanjutkan penguatan dibantu sentimen positif dari bursa global dan regional. Investor masih menanti laporan pertumbuhan ekonomi.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melesat 385,04 poin (2,06%) ke level 19.068,28.
  • Indeks Straits Times bertambah 20,53 poin (0,68%) ke level 3.020,09.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan di tengah penguatan bursa Asia. Indeks naik sebesar +68 poin (+1,53%) ke 4.533 setelah bergerak di antara 4.496-4.546.

IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini. Estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.464 – 4.581.

Indeks bursa AS ditutup melanjutkan penguatannya. DJIA 0,50%, S&P500 0,27% dan Nasdaq 0,35%
Mayoritas indeks saham di Eropa ditutup menguat. Indeks FTSE100 di Inggris 0,34%, sedangkan indeks DAX di Jerman tipis tidak berubah 0,00% dan CAC di Perancis 0,41%.

Dari Asia, indeks saham ditutup turun. Indeks Hang Seng di Hong Kong 0,29%.

Emas ditutup di US$ 1.117,20 per troy ounce atau -16,20%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 47,68 per barel atau 3,47%.

OSO Securities
Sejak dibukanya market pada hari Selasa (3/11), IHSG sudah terpantau bergerak menguat dimana indeks sempat mencapai level tertinggi di 4,546.38 dan level terendah di 4,496.66. Setelah bergerak cukup agresif, IHSG mengakhiri pergerakannya di level 4,533.09 dengan mencatatkan penguatan sebesar 1.53% atau naik 68.13 poin. Penguatan IHSG disokong oleh aksi beli yang dilakukan oleh investor domestik yakni sebanyak Rp 3.37 triliun, sedangkan asing masih tercatat lebih banyak melakukan selling. Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 170.22 miliar. Seluruh sektor berhasil ditutup di zona hijau. Sektor basic industry menguat sebesar 3.44%, paling tinggi dibanding dengan sektor lainnya. Nampaknya beberapa data ekonomi yang sudah dan akan dirilis pekan ini sedikit memberikan harapan yang positif bagi pergerakan indeks.

Mayoritas bursa Regional rebound. Hanya bursa Jepang dan China yang masih belum mampu beranjak dari zona negative. Nampaknya data manufaktur Jepang yang mengalami penurunan menjadi pukulan berat bagi kedua bursa ini. Kemarin, indeks Nikkei jatuh 2.10% dan Shanghai turun 0.25%. Selebihnya seluruh indeks mencetak penguatan dengan kenaikan tertinggi dipimpin oleh indeks TWSE yang naik sebesar 1.14%.

Kondisi factory orders AS bulan September yang mengalami penurunan menjadi -1.0% di tengah nilai mata uang dollar yang terus menguat tidak lantas menjadi penghambat bagi bursa Wall Street untuk tetap menguat. Pada saat yang sama, sektor energi mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari Selasa mendorong saham-saham berbasis teknologi untuk terus melaju. Selain itu, harga minyak mentah yang juga naik membuat perusahaan minyak Exxon dan Chevron ikut naik. Hal ini membantu indeks Dow Jones menguat. Pada perdagangan semalam DJIA naik sebesar 0.50%, S&P 500 naik sebesar 0.27% dan Nasdaq juga mencatatkan kenaikan sebesar 0.35%.

Sementara itu, bursa Eropa bergerak mengikuti jejak bursa AS yang mengalami penguatan. Kemarin, beberapa indeks utama bursa Eropa pulih setelah sebelumnya melemah pada perdagangan Selasa. Indeks FTSE 100 menguat 0.34%, indeks CAC 40 naik 0.41%, sedangkan DAX bergerak stagnan. Penguatan terjadi ditengah kinerja perbankan yang mengalami penurunan.

Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian domestik. Secara teknikal, mayoritas indikator sudah menunjukkan pembalikkan arah. MFI, RSI dan Stochastic Oscillator bergerak menguat. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4485-4580.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads