Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 11,922 poin (0,26%) ke level 4.600,643. Aksi jual sudah ramai sejak pembukaan perdagangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 4,73% di kuartal III-2015, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya 4,6%. Namun masih lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, di atas 5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang kemarin naik tinggi langsung dilepas investor. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun terkena koreksi.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 115.429 kali dengan volume 2,232 miliar lembar saham senilai Rp 2,294 triliun. Sebanyak 80 saham naik, 159 turun, dan 82 saham stagnan.
Bursa-bursa regional hingga siang hari ini masih bergerak mix dengan kecenderungan menguat. Pasar saham yang melemah adalah Singapura dan Indonesia.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 222,17 poin (1,17%) ke level 19.149,08.
- Indeks Hang Seng menguat 52,82 poin (0,23%) ke level 23.106,39.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 93,12 poin (2,69%) ke level 3.552,76.
- Indeks Straits Times menipis 0,35 poin (0,01%) ke level 3.040,13.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 3.000 ke Rp 135.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 750 ke Rp 20.125, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 47.700, dan Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 350 ke Rp 6.150.
(ang/dnl)











































