Operator Bandara Soekarno-Hatta Niat IPO di 2018

Operator Bandara Soekarno-Hatta Niat IPO di 2018

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 06 Nov 2015 19:44 WIB
Operator Bandara Soekarno-Hatta Niat IPO di 2018
Foto: Reuters
Jakarta - Operator Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura (AP) II, berencana melepas sebagian sahamnya di pasar modal 2018 mendatang. Dana hasil initial public offering (IPO) akan digunakan untuk ekspansi bandara.

Saat ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bandara tersebut sedang mengerjakan proyek Bandara Kertajati, Jawa Barat, bersama PT Bandara Internasional Jabar. Proyek tersebut menelan dana hingga Rp 1,5 triliun.

Masing-masing pihak akan menyerahkan modalnya sesuai porsi masing-masing. Menurut Dirut AP II, Budi Karya Sumadi, AP punya porsi 51% di proyek tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara teknis Kementerian Perhubungan sudah setuju, Kementrian BUMN juga sudah setuju. Kita akan evaluasi, membuat satu perusahaan baru," katanya di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).

Budi menambahkan, AP II akan bertindak sebagai operator bandara, sementara mitranya akan mengurus hal lain seperti bisnis di sekitar bandara dan lain-lain. Ada beberapa skema pemenuhan dana proyek yang dilakukan AP II

"Polanya obligasi, bisa pinjam (ke bank) dulu terus bisa juga IPO. kalau kita sudah punya earning di atas Rp 5 triliun sudah saatnya kita harus IPO. Tapi itu nanti. Kita jalan terus IPO, target 2018-2019," ujarnya.

Ia berharap Bandara Kertajati bisa rampung pada 2017 nanti. Namun hal itu harus didukung dengan lancarnya pembebasan lahan oleh Pemda Jabar.

"Ya kita harapkan (2017). Pembebasan lahan urusan Pemda," tutupnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads