"Prinsipnya di hari Minggu kita sudah panggil pemegang saham majority (pengendali) daripada SIAP. Jadi kita sudah mintakan keterangan dari pihak-pihak terkait," kata Direktur BEI, Alpino Kianjaya, di Gedung BEI, Senin (9/11/2015).
Menurut Alpino, pertemuan itu dilakukan dengan 4 orang perwakilan Sekawan. Hadir juga Direktur Utama Sekawan, Suluhuddin Noor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, ada beberapa AB alias broker yang terlibat dalam rumor 'goreng' saham tersebut. Namun, kata Alpino, para broker ini tidak mengambil inisiatif tapi mendapat instruksi dari nasabah.
"Yang bersangkutan tidak mengambil posisi tapi instruksi atas nasabah yang bersangkutan di pasar negosiasi maupun reguler, tentunya yang ada berhubungan dengan transaksi tersebut. Kita mintakan keterangan sebanyak mungkin untuk kita finalisasi," ucapnya.
"AB ada beberapa, tidak bisa disebutkan di sini. Kita mau telusuri investigasi AB yang melakukan transaksi saham SIAP atas nama nasabah tapi tidak mengindahkan atau melanggar internal kontrol, melanggar aturan bursa," katanya.
(ang/dnl)











































