Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 0,838 poin (0,02%) ke level 4.450,215. Indeks masih bergerak datar meski sudah masuk area jenuh jual (oversold).
Aksi jual saham investor asing menghambat penguatan IHSG. Posisi tertinggi yang bisa diraih IHSG hari ini hanya sampai di 4.460,190.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang kemarin sudah turun tajam jadi incaran aksi beli investor domestik. Beberapa sektor masih terjebak di zona merah.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 141.974 kali dengan volume 2,754 miliar lembar saham senilai Rp 2,461 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 128 turun, dan 61 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata bergerak negatif hingga siang ini. Spekulasi naiknya suku bunga The Fed bulan depan masih menjadi kekhawatiran pelaku pasar.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 22,20 poin (0,11%) ke level 19.693,46.
- Indeks Hang Seng menipis 4,66 poin (0,02%) ke level 22.397,04.
- Indeks Komposit Shanghai turun 15,36 poin (0,42%) ke level 3.625,12.
- Indeks Straits Times melemah tipis 1,29 poin (0,04%) ke level 2.996,43.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HSMP) turun Rp 2.675 ke Rp 97.900, Merck (MERK) turun Rp 900 ke Rp 135.000, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 6.975, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 275 ke Rp 7.775.
(ang/dnl)











































