Kena Suspen BEI, Reliance Kehilangan Transaksi Rp 180 Miliar

Kena Suspen BEI, Reliance Kehilangan Transaksi Rp 180 Miliar

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2015 07:42 WIB
Kena Suspen BEI, Reliance Kehilangan Transaksi Rp 180 Miliar
Jakarta - PT Reliance Securities Tbk (RELI) mengaku dirugikan atas kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan sahamnya (suspensi). Dalam sehari, RELI mencatat transaksi harian mencapai Rp 180 miliar. Dengan suspensi ini, nilai transaksi tersebut hilang begitu saja.

"Secara nominal dampak kerugian. Ya kita rata-rata transaksi harian Rp 180 miliar, dikali fee-nya berapa. Belum lagi stakeholders, ada asuransi, multifinance, dan lain-lain," ujar Komisaris Utama RELI Anton Budidjaja dalam konferensi pers di kantornya, Menara Batavia, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Dia menjelaskan, tak hanya soal kerugian material, aksi suspensi ini membuat banyak nasabahnya menaruh tanda tanya besar atas apa yang terjadi dalam internal perusahaan. Ini tentu menggoyahkan tingkat kepercayaan para nasabahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nasabah aktif per hari 4.000 klien, total 20 ribuan. Reliance ini kami dirikan untuk melayani market ritel. Ini yang ingin kita sentuh. Kita ingin fokus ke situ. Bukan orang-orang yang atas. Perlu kita tahu ya, di seluruh dunia kekayaan hanya dimiliki 5% perorangan saja, kalau kekayaan ini dibagikan ke seluruh orang di dunia bisa dapat 5 juta per orang. Nah, kami lah di sini mendirikan perusahaan agar tidak hanya orang kaya semakin kaya, tapi yang bawah juga bisa jadi kaya, kita kembangkan orang-orang bawah," jelas dia.

Untuk itu, Anton meminta pihak BEI untuk segera mencabut suspensinya agar bisa kembali melakukan perdagangan secara normal.

"Saya berani konfirm tidak ada transaksi soal SIAP. BEI menjanjikan akan secepatnya mencabut," imbuh Anton.

Sementara menurut Direktur Reliance Securities, Esterlita Widjaja, untuk setiap transaksi yang dilakukan di Reliance nasabah akan dikenakan fee 0,25% dari nilai transaksi, baik untuk jual maupun beli.

Sementara untuk transaksi jual, nasabah akan dikenakan tambahan kewajiban pembayaran pajak sebesar 0,1%. Dengan kehilangan transaksi harian Rp 180 miliar, Reliance juga kehilangan pemasukan Rp 450 juta per hari.

(drk/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads