“Kita akan melakukan berbagai penjualan aset, minimal di atas 15 hektar, itu untuk mengurangi posisi utang kita. Utang bank total Rp 1,7 triliun. Landbank itu cukup untuk menutup semuanya,” kata Direktur Keuangan TAXI David Santoso dalam acara Investor Summit 2015, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (13/11/2015).
Dia menjelaskan, melalui penjualan landbank tersebut diharapkan posisi keuangan perseroan membaik sehingga ada ruang gerak untuk membiayai ekspansi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, perseroan juga akan melakukan penagihan pemasukan dari para pengemudi lebih disiplin agar posisi kas perseroan membaik.
“Kemarin daya belinya menurun, itu yang terjadi. Cashflow akan kita bereskan dengan cara penagihan lebih singkat kepada pengemudi sehingga bisa meningkatkan uang kas perusahaan,” terang dia.
Dengan begitu, tambah David, kinerja perseroan di tahun depan akan lebih baik dibandingkan saat ini.
“Outlook 2016 kita kurangi utang. Semester dua tahun kinerja diharapkan membaik seiring perbaikan ekonomi juga,” imbuhnya.
(drk/ang)











































