Bursa saham Wall Street turun tajam pada penutupan akhir pekan ini. Hal ini terjadi karena aksi jual saham perusahaan teknologi dan penurunan saham emiten sektor retail di tengah kekhawatiran terhadap musim belanja liburan bulan depan.
Selain itu, serangan bom mematikan di kota Paris, Perancis, memicu kekhawatiran pelaku pasar dan mempengaruhi penurunan bursa saham Wall Street.
"Aspek geopolitik yang terjadi di luar sana dana apapun yang membuatnya menjadi berita utama akan cukup cepat menarik kembali order pembelian," ujar Alan Lancz, Presiden Alan B. Lancz & Associates Inc, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (14/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama sepekan ini, indeks Dow Jones turun sebesar 3,7%, indeks S&P 500 turun 3,6%, dan indeks Nasdaq turun 4,3%.
Ada sekitar 7,7 miliar saham yang ditransaksikan. Nilai ini jauh di atas rata-rata perdagangan harian selama 20 hari terakhir yang mencapai 7,1 miliar saham.
(hns/hns)











































