Ekonomi Prancis diprediksi terganggu pasca tragedi penembakan yang menewaskan lebih dari 100 orang pekan lalu. Namun, gangguan tersebut hanya dalam jangka pendek.
"Insiden di Paris sangat bisa memberi sentimen negatif kepada kepercayaan konsumen, setidaknya dalam jangka pendek. Utamanya di Prancis, tapi bisa juga terasa sampai ke seluruh Eropa," kata Kepala Ekonom IHS Eropa, Howard Archer, seperti dikutip CNN, Senin (16/11/2015).
Ekonomi Prancis hanya tumbuh 0,3% di kuartal III-2015, masih lebih baik ketimbang kuartal sebelumnya yang stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Paris termasuk negara nomor tiga untuk tujuan wisata dunia. Posisi ini kemungkinan tidak akan bergeser, tapi jumlah wisatawan yang datang ke Paris bisa turun drastis dalam jangka pendek.
Merespons insiden tersebut, pasar saham Paris akan tetap buka dengan penjagaan lebih ketat. Pasar saham Asia yang sudah lebih dulu buka terpantau kompak melemah. (ang/hen)











































