Transaksi Hanya Rp 3,5 Triliun, IHSG Terpangkas 30 Poin

Transaksi Hanya Rp 3,5 Triliun, IHSG Terpangkas 30 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Senin, 16 Nov 2015 16:19 WIB
Transaksi Hanya Rp 3,5 Triliun, IHSG Terpangkas 30 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 30 poin di tengah sepinya transaksi. Aksi jual investor asing membuat IHSG terjebak di zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di Rp 13.753 dibandingkan posisi pada perdagangan sore pekan lalu di Rp 13.640.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 34,151 poin (0,76%) ke level 4.438,687 terkena sentimen negatif dari pasar global dan regional. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi jual saham sudah ramai sejak pembukaan perdagangan. Akibatnya, seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun kompak melemah.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG jatuh 42,558 poin (0,95%) ke level 4.430,280 di tengah perdagangan yang sepi. Investor menahan diri akibat maraknya sentimen negatif dari pasar global.

Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pagi tadi. Saham-saham di sektor pertambangan, finansial, dan konsumer jatuh cukup dalam.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (16/11/2015), IHSG ditutup terpangkas 30,658 poin (0,69%) ke level 4.442,180. Sementara Indeks LQ45 ditutup terkoreksi 6,407 poin (0,84%) ke level 756,484.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 385,716 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sangat sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 185.998 kali dengan volume 3,665 miliar lembar saham senilai Rp 3,527 triliun. Sebanyak 81 saham naik, 179 turun, dan 75 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia sore ini rata-rata ditutup melemah gara-gara sentimen negatif dari bursa global. Pasar saham China satu-satunya yang bisa menguat.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 jatuh 203,22 poin (1,04%) ke level 19.393,69.
  • Indeks Hang Seng anjlok 385,32 poin (1,72%) ke level 22.010,82.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 26,12 poin (0,73%) ke level 3.606,96.
  • Indeks Straits Times turun 5,74 poin (0,20%) ke level 2.919,94.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.250 ke Rp 48.750, Siloam (SILO) naik Rp 300 ke Rp 9.300, Bank Mega (MEGA) naik Rp 290 ke Rp 2.990, dan Matahari (LPPF) naik Rp 250 ke Rp 14.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HSMP) turun Rp 2.975 ke Rp 95.050, Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 134.000, Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 450 ke Rp 4.900, dan Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 19.600.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads