Jumlah broker atau perantara perdagangan saham di Indonesia dinilai kebanyakan. Ada sekitar 140 perusahaan broker saham di Indonesia saat ini, yang memperebutkan transaksi saham dalam negeri.
Demikian disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida, saat menyampaikan sambutan di acara Road to Asean Capital Market Integration, di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (16/11/2015).
"Tantangan kita untuk persaingan pasar modal kita dengan negara-negara ASEAN lain adalah banyaknya perusahaan broker kita. Kita bandingkan di negara lain. Broker kita banyak ada 140-an. Malaysia di bawah 40 brokernya. Market kita diperebutkan banyak sekali broker," tutur Nurhaida.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sebagai SRO (Self Regulatory Organizations) akan coba kurangi jumlah broker kita, agar lebih balance lagi. Sekarang kita kaji bagaimana bisa disiasati nanti agar broker bisa balance. Sekarang terlalu banyak," jelas Nurhaida.
(dnl/hen)











































