IHSG Tembus Lagi 4.500

Sesi I

IHSG Tembus Lagi 4.500

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2015 12:20 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tembus lagi 4.500 setelah naik 68 poin. Aksi beli banyak dilakukan investor domestik sambil menunggu pengumuman BI Rate.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 32,343 poin (0,73%) ke level 4.474,523 terimbas positifnya bursa saham global semalam. Posisi IHSG sudah masuk area jenuh jual.

Indeks terus menanjak sejak pembukaan perdagangan. Posisi tertinggi yang sempat diraih Indeks hingga siang hari ini ada di level 4.515,123.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (17/11/2015), IHSG melonjak 68,775 poin (1,55%) ke level 4.510,955. Sementara Indeks LQ45 melonjak 15,518 poin (2,05%) ke level 772,002.

Saham-saham unggulan jadi incaran investor, terutama yang harganya sudah murah. Semua indeks sektoral di lantai bursa kompak menguat.

Sentimen positif datang dari penguatan bursa global dan regional. Analis memprediksi BI Rate tidak akan berubah hari ini.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 134.202 kali dengan volume 1,88 miliar lembar saham senilai Rp 2,052 triliun. Sebanyak 158 saham naik, 78 turun, dan 66 saham stagnan.

Bursa-bursa regional hingga siang hari ini kompak menguat. Wall Street yang tidak terimbas insiden penembakan di Paris memberi sentimen positif.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 318,99 poin (1,64%) ke level 19.712,68.
  • Indeks Hang Seng melesat 459,43 poin (2,09%) ke level 22.470,25.
  • Indeks Komposit Shanghai menanjak 51,11 poin (1,42%) ke level 3.658,07.
  • Indeks Straits Times naik 13,49 poin (0,46%) ke level 2.929,22.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.775 ke Rp 50.525, Indocement (INTP) naik Rp 1.100 ke Rp 20.700, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 1.000 ke Rp 11.100, dan Matahari (LPPF) naik Rp 450 ke Rp 15.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mandom (TCID) turun Rp 450 ke Rp 16.950, Siloam (SILO) turun Rp 175 ke Rp 9.125, Adira Finance (AMDF) turun Rp 160 ke Rp 3.620, dan Delta Djakarta (DLTA) turun Rp 125 ke Rp 5.000.

(ang/wdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads