Menutup perdagangan, Selasa (17/11/2015), IHSG melaju 58,767 poin (1,32%) ke level 4.500,947. Sementara Indeks LQ45 melompat 14,469 poin (1,91%) ke level 770,953.
Wall Street berakhir stagnan setelah ada ancaman bom di pertandingan bola antara Jerman dan Belanda. Padahal tiga indeks utama di bursa Paman Sam sempat positif di awal perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan masih akan bergerak datar jika melihat sentimen yang beredar dari pasar global dan regional. Investor asing masih belum berniat beli.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 166,62 poin (0,85%) ke level 19.797,25.
- Indeks Straits Times turun 10,24 poin (0,35%) ke level 2.906,54.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring dengan positifnya pasar modal global. Indeks naik sebesar +58 poin (+1,32%) ke 4.500 setelah bergerak di antara 4.474-4.520.
Pergerakan IHSG hari ini kami estimasi akan relatif bergerak sideways. Estimasi pergerakan indeks hari ini masih berada di 4.442 β 4.541.
Indeks bursa AS ditutup bervariasi. DJIA 0,04%, S&P500 0,39% dan Nasdaq 0,03%.
Indeks saham di Eropa ditutup menguat. Indeks FTSE100 di Inggris 1,99%, sedangkan indeks DAX di Jerman 2,41% dan CAC di Perancis 2,41%.
Dari Asia, indeks saham ditutup turun. Indeks Hang Seng di Hong Kong 1,15% dan indeks Nikkei225 di Jepang 1,22%.
Emas ditutup di US$ 1.069 per troy ounce atau -1,14%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 41,12 per barel atau -2,19%.
OSO Securities
IHSG berhasil menguat dengan ditutup naik 1,32%. Penguatan tersebut didominasi oleh aksi beli dari investor domestik yang membeli saham- saham unggulan seperti, GGRM, INTP, BBRI dan EXCL dengan total keseluruhan transaksi beli Rp 1,9 miliar. Mayoritas indeks berhasil menguat dengan penguatan tertinggi, dipimpin oleh sektor infrastruktur dan basic industry yang masing-masing naik 2.81% dan 2.7%. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sore kemarin yang tetap mempertahankan di level 7.5%, nampaknya direspon positif oleh pelaku pasar. Selain itu, pengkajian pemerintah akan paket kebijakan VII yang salah satunya berisikan untuk menurunkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21, yang merupakan pajak penghasilan gaji, upah, honorium dan tunjangan lain, ikut mendapat respon positif pelaku pasar. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell senilai Rp 112 miliar.
Sementara itu, mayoritas bursa Asia juga berhasil mencatatkan kenaikan. Indeks TWSE berhasil menguat cukup signifikan ke level 1.50% ke level 8,419.42, indeks Nikkei melaju 1.22% ke level 1,650.45. Sementara indeks Shnghai ditutup melemah tipis 0.06% ke level 3,604.80.
Akhir perdagangan semalam Bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan keenderungan flat. Indeks Dow Jones naik tipis 0.04% ke level 17,489.5, Nasdaq naik 0,03% ke level 4,986.02, sementara indeks S&P 500 melemah 0.13% ke level 2,050.44. Salah satu faktor penghambat pergerakan indeks Bursa AS disebabkan oleh kembali jatuhnya harga Nymex oil, yang turun -2.64% ke level $40-an per barel. Selain itu, rilisnya data industrial production bulan Oktober yang kembali turun 0.2%(MoM), menghancurkan harapan pelaku pasar, dimana ekspektasi ekonom naik 0.1%(MoM). Selain itu, inflasi bulan Oktober yang masih betah di posisi 0.2% (MoM), juga mengindikasikan belum terjadinya pembaikan daya beli masyarakat.
Sementara bursa Eropa berhasil berlari kencang, dengan menguat cukup signifkan dengan rata-rata diatas 2% di tengah kekhawatiran akan dampak serangan teror di Paris. Indeks CAC 40 naik 2.77% ke level 4,937.31 dan FTSE 100 naik 1.99% ke level 6268.76. Pelaku pasar, masih menunggu keputusan The Fed untuk mempublikasikan hasil rapat dari pertemuan Oktober pada hari Rabu atau Kamis pagi WIB.
Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat pasca rilisnya BI Rate. Secara teknikal indikator stochastic oscilator bullish, yang didukung oleh histogram MACD yang positif. Selain itu MFI menguat, sementara RSI masih melamah. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak di kisaran 4455-4545.
(ang/ang)











































