Mengakhiri perdagangan, Rabu (17/11/2015), IHSG ditutup menipis 3,037 poin (0,07%) ke level 4.497,910. Sementara Indeks LQ45 ditutup berkurang 2,415 poin (0,31%) ke level 773,368.
Wall Street berakhir positif setelah adanya sinyal suku bunga Amerika Serikat (AS) siap naik bulan depan. Investor sepertinya sudah bisa menerima rencana The Federal Reserve (The Fed) tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa bergerak positif. Namun pergerakan IHSG dibayangi oleh kabar kenaikan suku bunga The Fed.
Pergerakan bursa-bursa di Asia hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 293,34 poin (1,49%) ke level 19.942,52.
- Indeks Straits Times menanjak 27,94 poin (0,97%) ke level 2.914,02.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
OSO Securities
Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia yang belum stabil seiring dengan masih maraknya sentimen negatif baik dari dalam maupun luar, membuat perdagangan kemarin relatif sepi seiring dengan penantian hasil rapat FOMC meeting hari ini, dengan indeks ditutup terkoreksi 0.07% ke level 4,497.91. Pelaku pasar asing masih kembali mendominasi aksi jual dengan mencatatkan net sell 3.44 miliar. Hutang luar negeri yang turun U$S 2,1 miliar, dari sebelumnya berada di posisi U$S 304.5 miliar menjadi U$S 302.4 miliar, nampaknya tidak terlalu berdampak signifikan. Pergerakan indeks sektoral variatif, dengan penguatan tertinggi dipimpin oleh basic industry dan infrastructure yang masing-masing berhasil menguat di kisaran 1.23% dan 1.54%, sementara pelemahan terdalam dirasakan oleh sektor trade yang turun 0.89%.
Sementara itu dari bursa Asia Pasific, indeks Jepang kembali menguat seiring dengan pelemahan nilai tukar yen terhadap dollar AS. Indeks Nikkei naik tipis 0.09% ke level 19,649.18. Selain itu, pelaku pasar saat ini juga sedang menanti hasil pertemuan Bank Sentral yang akan membahas kebijakan moneter Jepang kedepan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Hasil pertemuan FOMC semalam yang memperlihatkan keyakinan Bank Sentral AS untuk menaikkan suku bunga pada Desember nanti seiring dengan data-data ekonomi AS yang mulai positif, membuat bursa AS berhasil mencatatkan kenaikan di zona positif. Indeks Dow Jones naik 1.42% ke level 17737.16, indeks S&P 500 menguat 1.62% ke level 2,083.58 dan indeks Nasdaq naik 1.79% ke level 5,075.20.
Sementara bursa Eropa ditutup dengan kecenderungan melemah. indeks CAC 40 terkoreksi 0.62% ke level 4,906.72, Pelemahan indeks bursa prancis terjadi sering dengan terjadinya pertempuran senjata antara polisi dengan tersangka terkait dengan teror paris. Indeks Dax turun 0.10% ke level 10,959.95, sementara indeks FTSE 100 menguat tipis 0.16% ke level 6,278.97.
Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan bergreak fluktuatif dengan kencenderungan melemah seiring dengan hasil FOMC meeting yang kemungkinan besar suku bunga AS akan dinaikkan oleh The Fed pada akhir tahun ini. Secara teknikal, indikator stochastic oscilator bullish dengan histogram MACD yang positif. Sementara indikator RSI bearish.
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis sebesar -3 poin (-0,07%) ke 4.497
Pergerakan IHSG hari ini akan bervariasi dan berpotensi untuk menguat secara terbatas.
Estimasi pergerakan indeks hari ini masih berada di 4.440 β 4.541.
Indeks bursa AS ditutup menguat signifikan. DJIA 1,42%, S&P500 1,62% dan Nasdaq 1,79%.
Indeks saham di Eropa ditutup bervariasi. Indeks FTSE100 di Inggris 0,16%, sedangkan indeks DAX di Jerman -0,10% dan CAC di Perancis 0,62%.
Dari Asia, indeks saham ditutup bervariasi. Indeks Hang Seng di Hong Kong - 0,34% dan indeks Nikkei225 di Jepang 0,09%.
Emas ditutup di US$ 1.069 per troy ounce atau 0,02%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 41,98 per barel atau 2,09%.
(ang/ang)











































