Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 19 poin berkat aksi beli selektif investor domestik. Positifnya bursa global memberi dorongan.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat. Dolar AS berada di Rp 13.781 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore di Rp 13.817.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 19,672 poin (0,44%) ke level 4.517,582. Sedangkan Indeks LQ45 naik 5,300 poin (0,69%) ke level 778,668.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif berhasil membuat seluruh indeks sektoral menguat. Saham-saham unggulan kembal jadi incaran aksi beli investor.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 30,449 poin (0,68%) ke level 4.528,359. Sementara Indeks LQ45 menanjak 6,815 poin (0,88%) ke level 780,183.
Kemarin IHSG loyo lagi gara-gara tekanan jual jelang penutupan perdagangan. IHSG ditutup turun tipis 3 poin.
Wall Street berakhir positif setelah adanya sinyal suku bunga Amerika Serikat (AS) siap naik bulan depan. Investor sepertinya sudah bisa menerima rencana The Federal Reserve (The Fed) tersebut.
Bursa-bursa di Asia pagi hari ini bergerak mix. Bursa saham Jepang dan Singapura bisa menguat, sebaliknya terjadi di pasar saham China dan Hong Kong.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 293,34 poin (1,49%) ke level 19.942,52.
- Indeks Hang Seng turun 75,99 poin (0,34%) ke level 22.188,26.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 36,33 poin (1,01%) ke level 3.568,47.
- Indeks Straits Times menanjak 27,94 poin (0,97%) ke level 2.914,02.











































