Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (20/11/2015), IHSG ditutup menanjak 42,394 poin (0,94%) ke level 4.561,334. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 9,388 poin (1,21%) ke level 787,448.
Wall Street menutup akhir pekan dengan solid. Saham-saham alat kesehatan, teknologi, dan konsumer naik tinggi setelah investor tak lagi khawatir dengan naiknya suku bunga AS bulan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa melanjutkan penguatan dengan kenaikan yang terbatas. Minat beli investor domestik masih tinggi.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Hang Seng naik tipis 5,33 poin (0,02%) ke level 22.760,05.
- Indeks Komposit Shanghai bertambah 2,83 poin (0,08%) ke level 3.633,33.
- Indeks Straits Times menguat 5,04 poin (0,17%) ke level 2.922,95.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan. Indeks naik sebesar +42 poin (+0,94%) ke 4.561 setelah bergerak di antara 4.505-4.561.
Menutup perdagangan di akhir pekan kemarin, IHSG di tutup di titik tertinggi (high) secara intraday. Dari beberapa indikator teknikal, IHSG mulai memberikan arah positif dan mulai mencoba keluar dari area konsolidasinya dan mempunyai peluang yang cukup tinggi untuk melanjutkan penguatannya.
Pergerakan IHSG hari ini akan berpotensi menguat dengan menguji resistance 4.600. Estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.500 β 4.600.
Indeks bursa AS ditutup positif. DJIA 0,51%, S&P500 0,58% dan Nasdaq 0,75%.
Indeks saham di Eropa ditutup positif. Indeks FTSE100 di Inggris 0,07%, sedangkan indeks DAX di Jerman 0,31% dan CAC di Perancis 0,08%.
Dari Asia, indeks saham ditutup positif. Indeks Hang Seng di Hong Kong 1,41% dan indeks Nikkei225 di Jepang 0,10%.
Emas ditutup di US$ 1.076 per troy ounce atau -0,43%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 41,46 per barel atau -0,93%.
OSO Securities
IHSG ditutup menguat 0,94% ke level 4.561,33 pada akhir pekan kemarin. Mayoritas indeks berhasil menguat, dipimpin oleh sektor infrastruktur dan property yang naik 2.08% dan 1.52%. Sementara indeks mining masih mencatatkan pelemahanny ke level 889.24 atau turun 0.74%. Penguatan terjadi seiring dengan apresiasi rupiah terhadap dolar AS sebesar 1.12% ke level 13.623. Selain itu, optimisme pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia yang diperkirakan akan membaik pada akhir tahun ini, ikut menjadi katalis positif seiring dengan rendahnya kepanikan atas kenaikan fed fund rate yang akan dinaikkan pada akhir tahun ini.
Sementara indeks bursa asia ditutup variatif dengan kecenderungan menguat. Penguatan dipimpin oleh indeks bursa hongkong dan india yang masing-masing naik 1.13% dan 0.47%.
Indeks utama bursa Wall Street berhasil dicatatkan menguat seiring dengan positifnya kinerja emiten. Indeks dow jones naik 0.51% ke level 17.824, s&p 500 menguat 0.38% ke level 2089 Dan Nasdaq tercatat di zona hijau dengan meningkat 0.62% ke level 5105.
Sementara itu, bursa eropa juga berhasil melanjutkan penguatannya, seiring dengan optimisme pelaku pasar yang yakin bahwa ECB akan merealisasikan program stimulusnya setelah dikonfirmasi oleh presiden ECB, mario Draghi yang akan meningkatkan daya beli masyarakat melalui kenaikan inflasi. Selain itu rilisnya data consumer confidence Eropa bulan november yang turun lebih rendah jika dibandingkan periode sebelumnya yaitu -6 % atau lebih rendah dari ekspektasi pelaku pasar yang akan turun 7,5%.
Kami perkirakan IHSG masih akan melanjutkan penguatannya seiring dengan masih tingginya aksi beli pelaku pasar domestik. Secara telnikal, IHSG masih berada di area konsolidasi dengan MACD histogram negatif, sementara stochastic oscilator dan RSI berusaha berbalik arah dan mencoba menguat. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 4872- 4578.
(ang/ang)











































