Tiga indeks utama di Bursa New York sempat jatuh di awal perdagangan tapi berhasil pulih menjelang penutupan. Naiknya harga minyak dunia membuat saham-saham energi diborong investor.
"Pagi tadi semua orang membicarakan memanasnya hubungan antara Turki dan Rusia. Namun ternyata respons Rusia tidak sefrontal yang diperkirakan orang," kata Andrew Frankel, wakil presiden Stuart Frankel & Co di New York seperti dikutip Reuters, Rabu (25/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































