Kemarin, bursa-bursa Eropa sudah berguguran. Nilai tukar kedua negara, yaitu lira dan ruble, pun langsung berguguran.
Seperti dikutip dari data perdagangan Reuters, Rabu (25/11/2015), nilai tukar lira jatuh hampir 1% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sepanjang 2015 ini lira sudah jatuh 19% terhadap The Greenback.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insiden ini tidak diragukan lagi memberi imbas signifikan terhadap pasar keuangan, lira dan ruble, begitu juga pasar saham di negaranya," kata ekonom Capital Economics, Liza Ermolenko.
(ang/hen)











































