Saham-saham Lapis Dua Menguat, IHSG Naik 27 Poin

Sesi I

Saham-saham Lapis Dua Menguat, IHSG Naik 27 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2015 12:15 WIB
Saham-saham Lapis Dua Menguat, IHSG Naik 27 Poin
Foto: Rachman/detikFoto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 27 poin berkat penguatan saham-saham lapis dua. Investor asing perlahan-lahan mulai kembali beli saham.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 10 poin melanjutkan penguatan kemarin. Investor domestik kembali mendominasi perdagangan.

Indeks sempat jatuh ke zona merah sampai di level 4.583,304. Namun pelemahan itu tidak berlangsung lama karena IHSG bisa kembali positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (26/11/2015), IHSG menguat 27,888 poin (0,61%) ke level 4.613,434. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 6,948 poin (0,88%) ke level 797,248.

Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat siang ini, dipimpin sektor industri dasar. Saham-saham lapis dua jadi incaran investor.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 114.912 kali dengan volume 2,159 miliar lembar saham senilai Rp 2,548 triliun. Sebanyak 139 saham naik, 91 turun, dan 78 saham stagnan.

Bura-bursa regional tak lagi kompak menguat setelah pasar saham Singapura jatuh ke zona merah. Meningkatkan risiko pasar global membuat investor berhati-hati dalam bertransaksi.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 120,79 poin (0,61%) ke level 19.968,37.
  • Indeks Hang Seng bertambah 221,63 poin (0,99%) ke level 22.719,63.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 9,14 poin (0,25%) ke level 3.657,07.
  • Indeks Straits Times turun 5,74 poin (0,20%) ke level 2.885,84.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 700 ke Rp 20.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 575 ke Rp 50.975, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 275 ke Rp 9.200, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 250 ke Rp 5.775.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 130.000, Mayora (MYOR) turun Rp 575 ke Rp 25.925, Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 37.450, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 97.600.

(ang/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads