Muncul Aksi Ambil Untung, IHSG Melemah 16 Poin

Sesi I

Muncul Aksi Ambil Untung, IHSG Melemah 16 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Jumat, 27 Nov 2015 11:44 WIB
Muncul Aksi Ambil Untung, IHSG Melemah 16 Poin
Foto: Rachman/detikFoto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh ke zona merah setelah muncul aksi ambil untung. Aksi jual saham itu membuat IHSG turun 16 poin.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,024 poin (0,04%) ke level 4.599,081. Saham-saham lapis dua kembali jadi incaran investor.

Tak lama setelah pembukaan perdagangan, IHSG naik ke posisi tertingginya di 4.606,801. Saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi mulai dilepas investor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (27/11/2015), IHSG melemah 16,157 poin (0,35%) ke level 4.580,900. Sementara Indeks LQ45 turun 3,409 poin (0,43%) ke level 791,766.

Bayak indeks sektoral di lantai bursa yang melemah akibat aksi ambil untung tersebut. Hanya satu sektor yang masih menguat, yaitu sektor infrastruktur.

Perdagangan hari ini berjalan sangat sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 84.493 kali dengan volume 1,759 miliar lembar saham senilai Rp 1,868 triliun. Sebanyak 85 saham naik, 130 turun, dan 78 saham stagnan.

Bursa-bursa regional siang in kompak melemah. Pasar saham China dan Hong Kong anjlok paling dalam hingga lebih dari satu persen.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 48,93 poin (0,25%) ke level 19.895,48.
  • Indeks Hang Seng anjlok 277,13 poin (1,23%) ke level 22.211,81.
  • Indeks Komposit Shanghai jatuh 55,37 poin (1,52%) ke level 3.580,18.
  • Indeks Straits Times melemah 31,74 poin (1,10%) ke level 2.852,95.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 300 ke Rp 5.100, Siloam (SILO) naik Rp 300 ke Rp 9.875, Panin Sekuritas (PANS) naik Rp 170 ke Rp 3.450, dan Malindo (MAIN) naik Rp 160 ke Rp 1.565.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.275 ke Rp 50.325, Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 130.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 97.000, dan Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 20.550.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads