Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,024 poin (0,04%) ke level 4.599,081. Saham-saham lapis dua kembali jadi incaran investor.
Tak lama setelah pembukaan perdagangan, IHSG naik ke posisi tertingginya di 4.606,801. Saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi mulai dilepas investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayak indeks sektoral di lantai bursa yang melemah akibat aksi ambil untung tersebut. Hanya satu sektor yang masih menguat, yaitu sektor infrastruktur.
Perdagangan hari ini berjalan sangat sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 84.493 kali dengan volume 1,759 miliar lembar saham senilai Rp 1,868 triliun. Sebanyak 85 saham naik, 130 turun, dan 78 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang in kompak melemah. Pasar saham China dan Hong Kong anjlok paling dalam hingga lebih dari satu persen.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 48,93 poin (0,25%) ke level 19.895,48.
- Indeks Hang Seng anjlok 277,13 poin (1,23%) ke level 22.211,81.
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 55,37 poin (1,52%) ke level 3.580,18.
- Indeks Straits Times melemah 31,74 poin (1,10%) ke level 2.852,95.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.275 ke Rp 50.325, Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 130.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 97.000, dan Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 20.550.
(ang/dnl)











































