Sahamnya Dulu Rp 400 Sekarang Nyaris Gocap, Ini Kata SIAP

Sahamnya Dulu Rp 400 Sekarang Nyaris Gocap, Ini Kata SIAP

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 27 Nov 2015 17:28 WIB
Sahamnya Dulu Rp 400 Sekarang Nyaris Gocap, Ini Kata SIAP
Kantor PT Sekawan Intipratama (Foto: Feby/detikFinance)
Jakarta - Harga saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) saat ini masih disuspen Bursa Efek Indonesia (BEI). Posisi terakhir harga sahamnya ada di Rp 83 per lembar.

Harga saham Sekawan nyaris menyentuh level terendah di pasar modal yaitu Rp 50 per lembar. Apa jawaban manajemen Sekawan atas nilai saham saat ini?

Corporate Secretary Sekawan, Herry Priambodo, menjelaskan pihaknya tidak bisa menahan atau menaikkan harga saham dalam waktu seketika pasca suspensi dicabut oleh BEI. Alasannya, pemegang saham publik telah memiliki opini tersendiri terhadap Sekawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu ranah persepsi. Dengan kondisi perusahaan saat ini, mereka punya pandangan. Kalau mau masuk ke saham ada risiko seperti kalau beli overpriced. Memang ada kecenderungan pasca suspen, harga saham akan turun," Kata Herry kepada detikFinance di Kantor Pusat SIAP, Menara Global Lantai 15, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2015).

Meski dibayang-bayangi harga saham yang rendah, manajemen saat ini sedang berjuang keras agar SIAP kembali ke kondisi normal. Sekawan melalui anak usahanya, PT Indo Wana Bara Mining Coal (IWBMC), sedang mengurus izin Sebagai Eksportir Terdaftar (ET) agar bisa ekspor batu bara.

"Itu ET, bulan depan terbit. Setelah itu bisa eksbor baru urus modal kerja untuk produksi," jelasnya.

Terkait kasus 'goreng' saham yang sedang ditangani BEI, Herry menjelaskan hal itu berada di ranah pemegang saham utama. Sebagai manajemen, pihaknya tidak tahu-menahu terkait dugaan aktivitas ilegal itu.

"Jawaban kita nggak tahu, itu ranah pemegang saham pengendali. Kita nggak ngerti," jelasnya.

(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads