BPS menyebut inflasi November 2015 terendah dalam 5 tahun terakhir yaitu 0,21%. Inflasi yang rendah mengindikasikan daya beli masyarakat Indonesia masih lesu.
Membuka perdagangan, Selasa (1/12/2015), IHSG melesat 69,084 poin (1,55%) ke level 4.515,542. Indeks LQ45 lompat 18,102 poin (2,40%) ke level 773,564.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 74,160 poin (1,6%) ke level 4.520,618. Sementara Indeks LQ45 juga naik 21,333 poin (2,82%) ke level 776,795.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 138.562 kali dengan volume 1,871 miliar lembar saham senilai Rp 2,740 triliun. Sebanyak 137 saham naik, 92 turun, dan 72 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata masih bergerak positif hingga siang hari ini, kecuali bursa China. Di sisi lain, IMF telah mengumumkan bahwa mata uang China, yuan masuk dalam jajaran mata uang internasional.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 164,50 poin (0,83%) ke level 19.911,97.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 13,76 poin (0,40%) ke level 3.431,65
- Indeks Straits Times menguat 21,17 poin (0,74%) ke level 2.977,11.











































