Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS ditutup berada di Rp 13.778 dari posisi penutupan hari lalu sebesar Rp 13.824.
Membuka perdagangan, Selasa (1/12/2015), IHSG melesat 69,084 poin (1,55%) ke level 4.515,542. Indeks LQ45 lompat 18,102 poin (2,40%) ke level 773,564.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 74,160 poin (1,6%) ke level 4.520,618. Sementara Indeks LQ45 juga naik 21,333 poin (2,82%) ke level 776,795.
Menutup perdagangan, IHSG naik 111,210 poin (2,50%) ke level 4.557,668. Indeks LQ45 juga ditutup menguat 30,177 poin (3,99%) ke level 785,639.
Sebanyak 157 saham naik, 102 saham turun, dan 82 saham stagnan. Total frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 255.118 kali dengan total volume 4,3 miliar. Total nilainya mencapai Rp 5,8 triliun.
Seluruh sektor menghijau dipimpin sektor aneka industri yang ditutup naik 6,13%, disusul sektor finance 4,27%, dan sektor basic industri naik 4,23%. Hanya sektor mining yang mencatatkan garis merah yang turun 0,33%.
Saham-saham yang masuk dalam top gainer, di antaranya GGRM yang naik sebesar 2.100 poin (4,29%) ke level Rp 51.000, INTP naik 1.725 poin (9,22%) ke level Rp 20.425, AALI naik 950 poin (5,60%) ke level Rp 17.900, dan BBCA naik 875 poin (7,07%) ke level Rp 13.250.
Sementara saham-saham yang masuk dalam top loser, di antaranya HMSP yang turun 1.700 poin (1,67%) ke level Rp 100.200, TCID turun 750 poin (4,41%) ke level Rp 16.250, ITMG turun 275 poin (4,07%) ke Rp 6.475, dan LPGI turun 200 poin (4,26%) ke Rp 4.500.
Berikut kondisi pasar regional pada penutupan perdagangan hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 264,93 poin (1,34%) ke level 20.012,40
- Indeks Hang Seng naik 384,93 poin (1,25%) ke level 22.381,35
- Indeks SSE Composite naik 10,90 poin (0,32%) ke level 3.456,31











































