Sempat Positif, IHSG Menipis 4 Poin

Sempat Positif, IHSG Menipis 4 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 10 Des 2015 12:22 WIB
Sempat Positif, IHSG Menipis 4 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 4 poin setelah sempat menguat pagi tadi. Investor asing melepas saham-saham unggulan di sektor finansial.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 22,616 poin (0,51%) ke level 4.441,566 akibat tekanan sentimen negatif dari bursa global dan regional. Saham-saham unggulan kembali jadi sasaran aksi jual.

Empat sektor masih bisa menguat berkat aksi beli selektif yang dilakukan investor domestik. Saham-saham komoditas juga jadi sasaran aksi jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (10/12/2015), IHSG menipis 4,951 poin (0,11%) ke level 4.459,231. Sementara Indeks LQ45 berkurang 2,015 poin (0,26%) ke level 765,721.

Indeks sempat naik ke titik tertingginya hari ini di 4.459,231 sebelum akhirnya melemah lagi. Sentimen negatif datang dari pasar global dan regional.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 142.956 kali dengan volume 2,894 miliar lembar saham senilai Rp 2,505 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 136 turun, dan 67 saham stagnan.

Bursa-bursa regional rata-rata masih bergerak negatif hingga siang hari ini. Pasar saham China bisa naik tipis di tengah maraknya sentimen negatif.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 219,62 poin (1,14%) ke level 19.081,45.
  • Indeks Hang Seng menipis 14,09 poin (0,06%) ke level 21.789,67.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 6,61 poin (0,19%) ke level 3.479,05.
  • Indeks Straits Times turun 5,38 poin (0,19%) ke level 2.855,81.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.000 ke Rp 97.000, Gudang garam (GGRM) naik Rp 825 ke Rp 52.025, Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 420 ke Rp 5.200, dan Pondasi Raya (IDPR) naik Rp 290 ke Rp 1.570.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain AKR (AKRA) turun Rp 500 ke Rp 6.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 14.750, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 17.050, dan Multi Bintang (MLBI) turun Rp 350 ke Rp 8.125.

(ang/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads